Sikap yang merusak hubungan “pacaran”

Pernah merasa hubungan asmara Anda bermasalah? Anda tidak sendirian. Kenyataannya, setiap asmara perlu perjuangan. “Selamat bergabung,” kata pakar asmara Helen LaKelly Hunt kepada Yahoo! Shine.

LaKelly Hunt dan suaminya, Harville Hendrix, adalah pendiri Imago Relationship Therapy dan sudah berkecimpung di bidang konsultasi asmara selama 30 tahun.

Hendrix, pengarang buku “Getting the Love You Want”, menelaah alasan pasangan bertengkar sejak 1970-an. Setelah meneliti dan bertanya dengan ribuan pasangan, dia dan LaKelly Hunt menemukan 10 kebiasaan buruk yang dapat membuat asmara berantakan, bahkan perceraian.

1)    Kritis: Bahkan “kritik membangun” juga dapat membuat pasangan Anda defensif dan merasa tidak aman dalam hubungan. Bila Anda bersikap kasar dan menghakimi, hmm, jangan kaget bila dia pergi meninggalkan Anda.

2)    Segalanya harus sama: Hendrix dan LaKelly Hunt mengatakan “kecocokan mutlak” adalah jalur cepat bagi hubungan yang payah. Jika Anda ngotot pasangan Anda harus punya perasaan dan penilaian yang sama dengan Anda, itu bisa membuatnya menderita dan merana.

3)    Kehilangan keintiman: Jika Anda kerap “melarikan diri” dari pasangan dan malah memilih sering bekerja, menonton televisi, atau aktivitas lainnnya, Anda menciptakan jurang antara kalian — yang mungkin saja mustahil diseberangi.

4)    Suka menyalahkan:
 Bila Anda terlalu sering menudingnya, tentu saja dia akan defensif. Bila Anda ingin berkomunikasi dengan intim, gunakanlah pernyataan yang dimulai dengan “Aku merasa”, bukan “Kamu tuh”.

5)    Perhitungan: Hendrix dan LaKelly Hunt mengatakan, sifat memberi-sesuatu-dengan-syarat-tertentu serta menerima-sesuatu-dengan-curiga akan mengikis hubungan. Mereka mengingatkan bahayanya memberi sesuatu kepada pasangan dengan perhitungan.

6)    Santai saja: Tidak ada hubungan asmara yang bisa selamanya membahagiakan. Begitu tahap awal romansa sudah usai, banyak pasangan berpikir hubungan pun berakhir. Mereka pun tidak mencoba menghidupkan kembali api cinta.

7)    Fokus ke hal negatif:
 Jika Anda senantiasa memikirkan — dan membicarakan — keburukan pasangan, Anda akan makin merasa tidak puas. Hendrix mengatakan, alangkah anehnya ketika pasangan pergi ke konsultan untuk mengeluh satu sama lain. Ini, katanya, bisa amat berbahaya bagi hubungan.

8)    Enggan mendengarkan: Anda pikir Anda yang paling benar setiap saat? Hmm, ini cara bagus buat mengakhiri hubungan.

9)    Tidak terbuka: Jika Anda tidak terbuka mengungkapkan apa yang Anda butuhkan dan inginkan dari pasangan, Anda akan terus-menerus merasa frustrasi. Hendrix dan LaKelly Hunt bilang, adalah penting untuk “berbagi mengenai hal-hal yang menyentuh hati Anda.”

10)    Berharap kisah cinta seperti dongeng:
 Kisah cinta sempurna hanya ada di dongeng — sementara kita hidup di dunia nyata. Sadarilah itu dan terimalah pasangan apa adanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s